Bupati Teluk Bintuni ‘Tantang’ Pengusaha Asli Teluk Bintuni

“Ada beberapa pengusaha anak asli Papua Teluk Bintuni yang kami bantu sebesar Rp 100 juta per unit usaha. Dan saya mau lihat,” kata Bupati Teluk Bintuni, Ir. Petrus Kasihiw, MT saat bertatap muka dengan para Tokoh di gedung Sasana Karya Pemda Teluk Bintuni, Senin (31/8/2020).

Bupati menjelaskan, kebijakan Pemda Teluk Bintuni untuk memberikan bantuan kepada pengusaha lokal, sebagai upaya untuk mengubah mainset Orang Asli Papua Teluk Bintuni.

Pasalnya, sebagian besar masyarakat khususnya para generasi muda Teluk Bintuni lebih cenderung ingin berkiprah sebagai seorang ASN, ketimbang menjadi pengusaha.

“Kebanyakan kalau saya tanya, mereka jawab pengusaha. Tapi saat saya tanya pengusaha apa, mereka jawab kontraktor. Ini keliru,” ungkap Bupati.

Dikatakan Bupati, penghasilan sebagai kontraktor sebaiknya dipakai juga untuk modal berusaha. Bukan untuk dipakai habis. Akan tetapi faktanya, Bupati mengaku bahwa masih banyak kontraktor lokal yang belum bisa menjadi pengusaha.

“Kapan kita bisa berkembang? Kebiasaan ini yang harus kita ubah. Tapi memang, untuk mengubah karakter manusia itu butuh waktu dan proses yang panjang. Tidak secara instan,” tandas Bupati.

 

sumber : mangrove.id

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *