Potensi Perkebunan Kopi Teluk Bintuni Begitu Besar, Ini yang Dilakukan Pemda Agar Kopi Lokal Dikenal

JAKARTA – Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, kaya pada hasil bumi. Salah satunya adalah kopi.

Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw mengatakan, potensi perkebunan kopi di Teluk Bintuni sangat besar.

“Teluk Bintuni¬† punya potensi memiliki varian kopi unik dan cocok menjadi sentra produksi kopi khas Teluk Bintuni,” kata Petrus Kasihiw dalam siaran pers kepada Warta Kota, Minggu (27/9/2020).

Petrus Kasihiw yang kerap disapa Piet itu mengatakan, industri kopi di Teluk Bintuni harus muncul di tingkat nasional, bahkan internastional.

Apalagi kabupaten seluas 20.841 km2 ini memiliki banyak lahan tidur yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

“Potensi industri kopi bisa menjadi geliat ekonomi baru yang diselaraskan dengan perubahan demografi Teluk Bintuni,” kata Petrus Kasihiw.

Menurutnya, industri kopi di Indonesia, bahkan dunia, tidak akan pernah mati. Sekarang warung dan beragam kedai kopi menjamur.

“Adanya perkebunan kopi, diharapkan coffee shop juga akan bertebaran di Kabupaten Teluk Bintuni,” katanya.

Disiapkan pula pelatihan dari tenaga ahli tentang tanaman kopi, juga coffee connoisseur (ahli tester kopi), hingga peracik kopi atau barista, baik lokal maupun dari luar Teluk Bintuni.

“Mereka kami datangkan untuk melakukan transfer pengetahuan ke masyarakat di Teluk Bintuni,” ucap Petrus Kasihiw.

 

Sumber : wartakota

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *